Jumat, 01 Juni 2018
Tak kasap mata
hari ini, tgl 28 mei 2018 aku bertemu dengannya tanpa menghadirkan perasaan yang sebelumnya kami bangun bersama. sebenarnya semua bisa di jalani dengan apa adanya, namun semua tidak berpihak kepada kata bertahan. hari-hari harus di lewati dengan kepalsuan, aku memalsukan senyum ku atas dasar pertahanan hatiku agar semuanya terlihat baik-baik saja. dan dia tersenyum atas dasar apa yang sudah membahagiakannya, aku kira perasaan ini sangat mudah di hapuskan seperti aku menghapuskan perasaan ku pada kisah-kisah di masalalu ku. rupanya tidak, dia mempunyai cara sendiri untuk aku sllu tetap meningatnya, hari-hari tetap ku lewati dengan kadar senyum secukupnya. karena aku pun tau itu lah konsikoinnya jika aku sedang patah, aku tidak bisa menyalahkan dia yang hadir di hidup ku sesingkat ini, karena aku tau setiap orang berhak memilih kebahagiannya atas dasar apa yang di pilihnya. dan aku, harus benar-benar melangkah untuk melupakannya. untuk hari yang lebih baik aku percya selalu ada air mata untuk mencapainya.
Senin, 18 Desember 2017
MEMAHAMI HUKUM PAJAK
HUKUM
PAJAK
|
|
Hukum pajak
adalah hukum yang bersifat public dalam mengantur hubungan Negara dan
orang/badan hukum yang wajib untuk membayar pajak. Selain itu, hukum pajak di
artikan sebagai keseluruhan dari peraturan-peraturan yang mencakup tentang
kewenangan pemerintah untuk mengambil kekayaan seseorang dan menyerahkan
kembali kepada masyarakat melalui uang/kas Negara.
Hukum pajak di
bedakan menjadi dua bagian, yaitu hukum pajak formal dan hukum pajak material.
Hukum pajak
formal adalah hukum pajak yang memuat tentang ketentuan-ketentuan dalam
mewujudkan hukum pajak material menjadi kenyataan.
Hukum pajak
materil adalah hukum pajak yang memuat tentang ketentuan-ketentuan terhadap
siapa yang di kenakan pajak dan siapa yang di kecualikan dengan pajak serta
berapa harus bayar.
Selain itu,
hukum pajak juga merupakan bagian dari hukum publik. Hal ini di sebabkan karena
hukum pajak mengatur hubungan antara pemerintah dengan wajib pajak atau warga
Negara. Meski demikian, walaupun hukum pajak merupakan bagian dari hukum
publik, namun hukum pajak juga banyak berkaitan dengan hukum privat, yakni
hukum perdata. Hal ini di karenakan hukum pajak banyak berkaitan dengan
materi-materi perdata seperti kekayaan seseorang atau badan hukum yang di atur
dalam hukum perdata namun menjadi objek dalam hukum pajak.
Sejarah pajak di
Indonesia.
Sejarah pajak
bumi dan bangunan, pajak pertama kalinya di Indonesia di awali dengan pajak
bumi dan bangunan atau lebih kita kenal dengan PBB. Pada waktu itu kebih di
kenal sebagai pajak pertahanan. Pungutan ini di berlakukan kepada tahan atau
lahan yang dimiliki oleh rakyat. Pajak atas tanah ini dimulai sejak VOC masuk
dan menduduki hindia belanda.
Pada waktu dulu,
inspektur liefrinch dari VOC mengadakan survey atau penelitian di daerah
parahyangan. Hasil penelitian tersebut membuat VOC memutuskan untuk
memberilakukan pajak pertahanan yang di sebut dengan landrente. Rakyat setuju
atas keputusan pemerintah Hindia Belanda
ini. Rakyat harus membayar uang sebesar 80% dari harga besaran tanah
atau hasil lahan yang di milikinya. Daendels, seorang jendral yang terkenal
akan kekejamannya menyatakan bahwa tanah
di Hindia Belanda adalah milik dari belanda.
Pada masa kenpendudukan inggris yang di pimpin
oleh raffles kebijakan landrente berubah. Raffles mengenakan tarif sebesar
2,5% untuk golongan pribumi dan tarif 5%
untuk tanah yang di miliki oleh bangsa lain. Selain itu, rafles juga
mengeluarkan surat tanah sebagai suatu sertifikat tanah internasional bagi penduduk yang dikeal
dengan nama girik dalam bahasa jawa.
Sejarah pajak
penghasilan, sejarah pengenaan pajak penghasilan di Indonesia di mulai dengan
adanya tenement tax (huistaks) pada tahun 1816. Pada periode sampai dengan
tahun 1908 terdapat perbedaan perlakuan perpajakan antara penduduk pribumi
dengan orang asia dan orang Eropa, dengan kata lain dapat dikatakan, bahwa
terdapat banyak perbedaan dan tidak ada uniformitas dalam perlakuan perpajakan
tercatat beberapa jenis pajak yang di perlakukan kepada orang Eropa seperti
“patent duty”. Sebalikanya business tax atau bedrijfsbelasting untuk orang
pribumi. Di samping itu, sejak tahun 1882 sampai tahun 1916 di kenal adanya
poll tax yang pengunaannya berdasarkan status pribadi, pemilikan rmah dan
tanah.
Pada tahun 1908
terdapat ordanisasi pajak pendapatan yang di pelakukan untuk orang Eropa, dan
badan-badan yang melakukan usaha bisnis tampa memperhatikan kebangsaan pemegang sahamnya. Dasar pengenaan
pajaknya penghasilan yang berasala dari barang tak gerak , penghasilan dari
usaha, penghasilan pejabat pemerintah, pesiun dan pembayaran berkala. Tarfinya
bersifat porporsional dari 1%, 2% dan 3% atas dasar criteria tertentu.
Hubungan hukum
pajak dengan hukum perdata
Hukum pajak
banyak sekali hubungannya dengan hukum perdata hah ini dapat di mengerti karena
hukum pajak mencari dasar kemungkinan pemungutan pajak atas dasar peristiwa
(kematian, kelahiran), keadaan (kekayaan), perbuatan (jual beli, sewa-menyewa)
yang di atur dalam hukum perdata. Hal ini di jadikan tesbestand yang di tuangankan dalam undang-undang pajak, dan bila
di penuhi syarat-syaratnya akan menyebabkan seseorang atau badan dikenakan
pajak.
Hubungan hukum
pajak dengan hukum pidana
Ancaman hukum
pidana tidak saja terdapat dalam KUHP, tetapi banyak juga tercantum dalam
undang-undang diluar KUHP. Hal ini di sebabkan antara lain, karena.
Adanya perubahan
social secara cepat , sehingga perubahan-perubahan itu perlu do sertai dan
diikuti peraturan-peraturan hukum dengan sanksi pidana.
Kehidupan modern
semakin kompleks, sehingga di samping adanya peraturan pidana berupa unifikasi
yang bertahan lama (KUHP) di perlukan pula peraturan-peraturan pidana yang
bersifat temporer.
Pada banyak
peraturan hukum yang berupa ndang-undang di lapangan hukum administrasi Negara,
perlu dikaitkan dengan sanksi-sanksi pidana untuk mengawasi peraturan-peraturan
itu agar ditaati.
Sanksi-sanksi
pidana terdapat dalam undang-undang di luar KUHP antara lain dalam
undang-undang tindak pidana ekonomi, undang-undang tindak pidana subversip,
tindak pidana korupsi, undang-undang pajak,
dan lain-lain. Antara KUHP dengaan delik-delik atau tindak pidna yang
tersebar di luar KUHP ada pertalian yang terletak di dalam aturan-aturan umum
buku I KUHP. Berlakunya ketentuan umum dalam KUHP tercantum dalam pasal 103 KUHP yang berbunyi
: ketentuan dalam Babi I sampai dengan
Bab VIII Buku I juga berlaku bagi tindak pidana yang oleh ketentuan
perundang-undangan lain di ancam dengan pidana, kecuali jika oleh undang-undang
yang bersangkutan di atur lain. Ketentuan pidana di dalam undang-undang
perpajakan antara lain di atur dalam Bab VIII pasal 38 sampai dengan pasal 43
undang-undang KUP, Bab XIII pasal 24 sampai dengan pasal 27 undang-undang pajak
bumi dan bangunan, serta Bab V pasal 13
dan pasal 14 undang-undang bea Materai.
Beberapa dasar
asas pemungutan pajak.
Asas sumber.
Asas yang menganut cara pemungutan pajak yang tergantung pada adanya sumber
penghasilan di suatu Negara. Jika di suatu Negara terdapat sumber penghasilan,
maka Negara tersebut berhak memungut pajak tampa melihat wajib pajak itu
bertempat tinggal
Asas sumber,
Negara yang menganut asas sumber akan mengenakan pajak atas suatu penghasilan
yang di terima atau di peroleh orang pribadi atau badan hanya apabila
penghasilan yang akan di kenakan pajak itu di peroleh atau di terima oleh orang
pribadi atau badan yang bersangkutan dari sumber –sumber yang berada di Negara
itu.
Dalam asas ini,
tidak menajdi persoalan mengenai siapa dan apa status dari orang atau badan
yang memperoleh penghasilan tersebut, sebab yang menjadi landasan pengenaan
pajak adalah objek pajak yang timbul atau berasal dari Negara itu. Contohnya,
tenaga kerja asing yang berkerja di Indonesia, maka dari penghasilan yang di
dapat di Indonesia akan di kenakan pajak oleh pemeritintah Indonesia.
Asas domisili,
asas domisili atau di sebut juga asas kependudukan, berdasarkan asas ini Negara
akan mengenakan pajak atas suatu penghasilan yang di terima atau di peroleh
orang pribadi atau badan , apabila untuk kepentingan perpajakan , orang pribadi
tersebut merupakan penduduk atau berdomisili di Negara itu atau apabila badan
yang bersangkutan berkendudukan di Negara itu. Dalam kaitan ini, tidak di
persoalkan dari mana penghasilan yang akan di kenakan pajak itu berasal.
Asal Nasional,
kebangsaan atau asas nasionalitas atau di sebut juga asas kewarganegaraan.
Dalam asas ini, yang menjadi landasan pengenaan pajak adalah status
kewarganegaraan dari orang atau badan yang memperoleh penghasilan. Berdasarkan
asas ini, tidaklah menjadi persoalan dari mana penghasilan yang akan di kenakan
pajak berasal. Seperti halnya dalam asas domisili, sistem pengenaan pajak
berdasarkan asas nasinalitas ini di lakukan dengan cara menggabungkan asas
nasionalitas dengan konsep pengenaan pajak atas word wide income.
Asas yuridis
yang mengemukakan supaya pemungutan pajak di dasarkan pada undang-undang, asas
ekonomis yang menekankan supaya pemungutan pajak jangan sampai menghalangi
produksi dan perekonomian rakyat dan asas keuangan yang menekankan supaya
pengeluaran-pengeluaran untuk memungut pajak harus lebih rendah dari jumlah
pajak yang di pungut.
Saat ini banyak
permasalahan dalam dunia perpajakan, padahal pajak merupakan suatu kewajiban
masyarakat sebaga warga Negara. Tetapi masih banyak masyarkat yang tidak
membayar pajak. Bahkan banyak perusahan-perusahan yang menggelapakan pajak, hal
ini dapat menyebabkan kerugikan Negara. Banyak contoh kasus pajak seperti kasus
penggelapan pajak asian agri group. Kasus dugaan penggelapan pajak asian agri
group yang di perkirakan mencapai Rp 1,3 triliun sudah cukup bukti. Tapi,
hingga kini penyidik pajak dan jaksa penuntut umum belum menemukan konstruksi
hukum yang tepat.
Sejarah hukum
pajak di Indonesia,
Sebagian besar
peraturan undang-undang perpajakan yang berlaku saat ini merupakan warisan atau
peninggalan rezim pemerintahan belanda. Hingga sekarang, undang-undang
perpajakan hanya mengalami beberapa perubahan untuk di sesuaikan dengan
kemajuan pereknomian yang terjadi di Indonesia. Hanya mengalami beberapa
perubahan karena pada waktu itu sangat sulit sekali dan merupakan masa-masa
transisi. Pada tanggal 1 januari 1951, semua undang-undang di bidang perpajakan
termasuk ordonasi temtamg pajak yang di keluarkan sebelum era proklamasi,
dinyatakan berlaku NKRI.
Kemudian pada
tanggal 5 agustus 1952, presiden legendaries Bpk ir. Soekarno mentepakan
undang-undang no 4 tahun 1952 tentang penetapan berlakunya undang-undang dan
undang-undang darurat serta ordonansi di bidang perpajakan.segala macam bentuk
peraturan pajak di atur dalam undang-undang tersebut seperti undang-undang
pajak pembangunan , pajak upah, pajak rumah, pajak perseroan dll. Dalam
perkembangan sejarah pajak di Indonesia, seiring dengan tuntunan masyarakat dan
perkembangan, atas undang-undang tersebut mengalami berbagai perubahan ,
misalnya dengan penghapusan peraturan, penggantian nama, perubahan status pajak
Negara menjadi pajak daerah dan lain-lain.
Setelah anda
mengetahui tentang pajak dan sejarah hukum pajak di Indonesia, sebaikanya kita
sebagai WNI yang baik sudah sepatutnya mendukung penuh dan taat dalam membayar
pajak demi kemakmuran rakyat serta ikut mensukseskan program peningkatan
pembangunan nasional.
Daftar pustaka:
ceritaperpajakanindonesia.blogspot.co.id/2012/05/permasalahanpajak-di-indonesia-pajak.html?m=1
sutedi, Adrian. 2013: Hukum pajak, Jakarta: sinar grafika
kringpajak.com/sejarah-hukum-pajak-di-indonesia/
SEBUAH BUKU YANG MENDIDIK (JANGA LUPA DIBELI)
Judul : Animal Farm
Penulis : George Orwell
Penerjemah : Bakdi
soemanto
Jumlah halaman : iv+144
hlm
Penerbit : Bentang
Cetakan : I
Tahun terbit : Oktober
2016
Edisi : II
ISBN :
978-602-291-070-1
Sebagian besar manusia
selalu ingin kebebasan, kesana kemari tanpa ada aturan atau pun batasan, maupun
perintah. Melakukan hal apapun yang yang ia suka, begitu juga hal dengan
binatang yang ada di peternakan manor yang juga ingin kebebasan, mereka tidak
ingin di atur, diperintah, dan dijadikan budak oleh manusia. Mereka merasa di
renggut hak nya oleh manusia, seperti susunya, telurnya, bulunya dan tenaganya
yang selalu di ambil dan dijual untuk kepentingan manusia.
Merasa dirugikan dan
selalu menjadi budak manusia, akhirnya pemberontakan terhadap manusia pun
terjadi juga. Mereka ingin memiliki atas kekuasaan yang selama ini di renggut
oleh manusia, pemberontakan yang terdiri dari babi, burung, kuda, ayam, angsa,
dan hewan lainya pun berhasil, mereka dapat menggulingkan si tua jones pemilik
peternakan dan anak buahnya hingga mereka berlari ketakutan. Dan pada saat itu
juga pertenakan menjadi milik para binatang.
Kepemimpinan si tua
jones kini telah di gantikan oleh dua babi cerdas bernama snowball dan
napoleon. Berprinsip binatangisme begitulah kata para bintang, sudah saatnya
binatang berkuasa atas dirinya sendiri. Dengan kata lain sudah saatnya bintang
bekerja untuk dirinya sendiri.
Namun lambat laun
kehidupan demokrasi para binatang ini semakin pudar. Perbedaan dua kepala ini
mehancurkan demokrasi mereka. Menyingkirkan atau disingkirkan, itulah pilihan
bagi kedua babi tersebut. Siapa yang cepat mengambil suatu keputusan, dialah
yang akan mendapatkan. Kehidupan peternakan yang sama rata kita berbalik
menjadi tirani.
Adapun prinsip-prinsip
binatangisme di novel ini lebih mengarah kepada prinsip-prinsip komunisme.
Dimana sosial atau perubahan sosial akan berhasil apabila suatu kaum, dalam hal
ini para binatang, melakukan perjuangan lewat partai yang di buat oleh sang
pemimpin napoleon. Lewat partai ini napoleon dengan mudahnya menggiring
pendapat par binatang dengan sesuka hati. Yang mana awal aturan yang di
tunjukan swowball untuk mempersatukan para binantang untuk suatu perlawan
terhadap manusia.
Seiringnya waktu aturan
itu dirubah napoleon untuk mengakali para binatang, denga kata lain begitu
mudahnya prinsip politik berubah menjadi propaganda yang sangat halus untuk
membodohi atau mengakali para binatang.
Membaca animal farm
membuat saya menarik kesimpulan bahwa novel ini sangat menarik. Karena isu isu
yang di angkatnya selalu ada ditengah kehidupan kita. Yang mana sehebat apapun
pemimpin yang otoriter, akan dapat di gulingkan oleh suatu gerakan massa yang memiliki
satu tujuan yang sama di bawah naungan
demokrasi. Setelah itu sudah menjadi hukum alam bahwa akan ada pempimpin baru
yang akan menggantikannya untuk sesuatu yang baru dan semangat baru, meskipun
itu hanya awal. Karena suatu kekuasaan sangat menggoda, tegantung bagaimana
kita menghadapinya. Karena kekuasaan
bisa membuat kita mabuk dan bisa membuat kita menjadi bijaksana.
2014 AWAL (ERFAN NAFARIN)
Program studi
pendidikan pancasila dan kewarganegaraan adalah salah satu program studi yang
ada di fakultas keguruan dan ilmu pendidikan universitas lambung mangkurat yang
menjadi salah satu program studi yang menurut saya sangat penting bagi
pendidikan di Indonesia karena program studi ini merupakan satu-satunya program
studi pendidikan pancasila dan kewarganegaraan yang ada di provinsi kalimantan
selatan. Alasan mengapa memilih jurusan ini adalah selain karena menurut saya
guru PPKn sangat dibutuhkan sekarang ini berkaitan tentang bagaimana membangun
generasi muda yang tidak melupakan nilai-nilai luhur sebagai bangsa Indonesia
tetapi juga pendidikan pancasila dan kewarganegaraan sebagai tombak panutan
bagi pendidikan karakter untuk generasi muda. Selain itu secara pengalaman
ketika dibangku SMA saya mendapatkan gelar master PKn karena nilai-nilainya
selalu diatas rata-rata yang membuat saya percaya memang saya memiliki
kompetensi untuk menjadi guru PPKn selain karena keilmuannya tetapi juga untuk
membangun generasi muda yang berkarakter Indonesia.
Mengapa
saya perlu mendapatkan beasiswa? Saya adalah anak yang sangat memikirkan
bagaimana keberlangsungan pendidikan. Saya seorang anak yatim piatu yang sudah
lama ditinggal orang tua, sehingga tidak ada yang memperhatikan pendidikan
saya. Tapi tanpa disadari diri ini memaksa untuk terus keep up bahwa kamu bisa
seperti orang lain jika kamu mau untuk itu. Saya membuktikan dengan selalu
mendapatkan prestasi dari segala bidang dari olahraga, seni, akademik, olimpiade
dan lain-lain. Prestasi itu terus mengalami peningkatan
sampai dibangku kuliah yang pada dasarnya adalah bahwa saya ingin membuktikan
pada orang lain saya bisa. Untuk mencapai kesuksesan dalam dunia pendidikan
juga memerlukan bantuan orang lain untuk mewujudkannya salah satunya adalah
dengan mendapatkan beasiswa. Melalui beasiswa karya salemba empat ini saya
sangat berharap bisa menjadi bagian dari karya salemba empat untuk bisa
berkotribusi untuk kemajuan Indonesia.
Ada beberapa rencana yang akan saya lakukan setelah lulus
dari S1 Prodi PPKn Universitas Lambung Mangkurat antara lain adalah (1)
melanjutkan S2 PPKn melalui beasiswa LPDP saya berharap bisa diterima untuk
bisa melanjutkan S2 karena saya punya impian menjadi guru bagi para guru-guru
disekolah, (2) jika tidak diterima dengan beberapa kali usaha saya akan mencoba
mendaftarkan diri di program kemendikbud SM3T (Sarjana Mendidik di Daerah
Terdepan, Terluar, dan Tertinggal) saya ingin jadi guru di pedalaman kalimantan
tepatnya diperbatasan Indonesia-Malaysia. Karena bagi saya itu tantangan luar
bisa untuk menjadi guru didaerah perbatasan dan saya ingin menjadi lilin kecil
bagi Indonesia di ujung perbatasan, menjadi lilin-lilin yang menerangi
Indonesia dari kejauhan. Karena saya yakin Indonesia tidak butuh sebuah
obor yang terang di ibu kota, tetapi sebuah lilin-lilin yang terus menyala di
setiap daerah. Namun jika saya tidak berhasil untuk itu saya akan pergi sendiri
merantau keperbatasan untuk menjadi guru karena saya yakin dengan niat hati
yang ikhlas berbuat baik untuk sesama insyaallah tuhan akan kasih jalan yang
baik untuk menuju itu.
ENJ (Ekspedisi Nusantara Jaya)
”PENDIDIKAN
KARAKTER UNTUK ANAK BANGSA DI DAERAH TERDEPAN, TERPENCIL DAN PERBATASAN
INDONESIA MELALUI PROGRAM EKSPEDISI NUSANTARA JAYA 2017”
Pendidikan dengan tegas telah
tercantum di dalam pasal 31 yang bunyinya ”Setiap warga negara berhak mendapat
pendidikan”, namun tampaknya hal ini tidak berjalan dengan baik di Indonesia. Masih
kita temui anak-anak yang berkeliaran di jalan-jalan besar dengan membawa alat
musik yang ala kadarnya, atau dengan dagangan yang menggantung ditubuhnya, atau sekedar
menyodorkan tangannya meminta sedikit rasa belas kasih dari orang-orang yang
melintas. Hal itu mereka lakukan bersamaan dengan waktu sekolah bahkan di
daerah-daerah 3T (terdepan, terluar dan terdalam) masih kurangnya pendidikan
untuk anak bangsa dengan karakter Indonesia yang sesungguhnya.
Semua mengenai pentingnya
pendidikan telah tercantum di catatan kenegaraan, di tambah lagi program wajib
belajar 9 tahun yang dicanangkan oleh pemerintah. Tapi jika semua itu di
tetapkan oleh negara, namun dalam merealisasikannya tidak ada gerakan aktif
yang bisa mengajak masyarakat untuk menciptakan perasaan ”senang belajar”
tampaknya percuma saja. Mereka
(anak-anak didaerah terpencil, terdepan dan perbatasan Indonesia dsb) yang
semestinya mendapat perhatian khusus untuk bisa mengenyam pendidikan di bangku
sekolah justru tampaknya agak terlupakan. Melaui pendidikan karakter maka akan
terbentuk manusia Indonesia yang seutuhnya yang memahami akan nilai-nilai
kebangsaan, nasionalisme yang kuat, dan jiwa patriotisme dalam mempertahankan
kemerdekaan Indonesia di zaman globalisasi sekarang ini. Selain itu dalam
membangun pendidikan Indonesia melalui pendidikan karakter telah menjadi tugas
mahasiswa untuk menjalankan Tri Dharma Mahasiswa 3P yaitu: Pendidikan,
Penelitian dan Pengabdian. Sudah seharusnya setiap mahasiswa menjiwai arti dari
3P. Sebagai mahasiswa tidaklah cukup hanya dengan menempuh kegiatan
perkuliahan. Mahasiswa juga merupakan agent of change,
yaitu agen perubahan, yang maksudnya: Mahasiswa dituntut untuk memberikan
kontribusi terhadap kemajuan bangsa Indonesia salah satunya melalui program
Ekspedisi Nusantara Jaya 2017.
Pendidikan
karakter adalah suatu usaha yang disengaja untuk
membantu seseorang sehingga ia dapat memahami, memperhatikan, dan melakukan
nilai-nilai etika yang inti. Ada 18 Nilai dalam Pendidikan Karakter antara
lain:
- Religius
- Jujur
- Toleransi
- Disiplin
- Kerja Keras
- Kreatif
- Mandiri
- Demokratis
- Rasa ingin tahu
10. Semangat Kebangsaan
atau Nasionalisme
11. Cinta Tanah
Air
12. Menghargai Prestasi
13. Komunikatif
14. Cinta Damai
15. Gemar Membaca
16. Peduli Lingkungan
17. Peduli Sosial
18. Tanggung Jawab
Melaui Kegiatan Ekspedisi Nusantara Jaya
2017 sangat diharapkan 18 Nilai Pendidikan Karakter dapat terciptanya anak-anak
Indonesia yang memiliki jiwa karakter Indonesia yang seutuhnya melalui proses
pembelajaran dikelas, kegiatan ekstrakurikuler maupun saat dirumah dan
dimasyarakat hal ini sangat penting untuk bisa membentuk anak-anak Indonesia
apalagi di zaman globalisasi sekarang ini mulai tergerusnya budaya Indonesia
seperti budaya sopan santun, tata krama yang tergerus oleh zaman globalisasi.
PENDIDIKAN MULTIKULTURAL SEBAGAI INOVASI PENDIDIKAN DI INDONESIA DI ERA GLOBALISASI
PENDIDIKAN MULTIKULTURAL SEBAGAI INOVASI PENDIDIKAN
DI INDONESIA DI ERA GLOBALISASI
Perkembangan IPTEKS (Ilmu Pengetahuan dan
Teknologi serta Seni) dengan berbagai akibatnya, kemudian diiringi dengan arus
globalisasi yang terasa begitu cepat tentunya akan sangat berpengaruh terhadap berbagai
aspek kehidupan manusia. Pengaruh tersebut dapat memunculkan berbagai dinamika
sosial yang layak untuk diperhitungkan dan mendapat perhatian serius dari
berbagai pihak terkait. Salah satu dampak dari perkembangan IPTEKS dan
globalisasi adalah hilangnya tapal batas
dunia pendidikan. Pendidikan multikultural merupakan salah satu bentuk inovasi
pendidikan di era globalisasi ini yang dapat membawa kemajemukan masyarakat
untuk tetap menghargai keberagaman baik itu suku, ras, budaya, agama dan
lain-lain. Menghadapi masyarakat ekonomi asean 2015 ini, pendidikan
multikultural sangat berperan dalam menghadapi masyarakat ekonomi asean bahkan
di era globalisasi ini mempertahankan nilai-nilai luhur bangsa Indonesia serta
kemajemukan masyarakat nanti. Kemajemukan masyarakat Indonesia menjadi salah
satu ciri khas bangsa Indonesia. Keanekaragaman ini akan menjadi suatu kekuatan
yang besar apabila dikelola dengan baik, sebaliknya apabila tidak dilakukan
suatu upaya maka akan dapat membawa kehancuran bagi bangsa ini. Selain itu,
pendidikan multikultural akan dapat membawa dampak positif bagi perkembangan
Indonesia dimana melalui pendidikan multikultural orang-orang dari Negara lain
yang masuk ke Indonesia untuk tinggal, bekerja dan lain-lain akan merasa nyaman
karena diterima oleh masyarakat Indonesia. Karena tujuan akhir dari pendidikan
multikultural adalah mempersiapkan peserta didik untuk bisa mengaplikasikan
nilai-nilai kemajemukan dalam masyarakat.
Pendidikan multikultural adalah suatu strategi dan integrasi sosial di mana keanekaragaman budaya benar
diakui dan dihormati, sehingga dapat difungsikan secara efektif dalam mengatasi
setiap isu-isu separatisme dan disintegrasi sosial. Jika berbicara
multikultural pembahasan akan menuju kepada multikulturalisme atau ajarannya.
Secara umum Azyumardi Azra 2007 mengemukakan bahwa “multikulturalisme pada dasarnya adalah pandangan dunia
yang kemudian dapat diterjemahkan dalam berbagai kebijakan kebudayaan yang
menekankan penerimaan terhadap realitas keagamaan, pluralitas, dan
multikultural yang terdapat dalam kehidupan masyarakat”.
Pernyataan
diatas dapat dikaitkan dengan apa yang terjadi sekarang di Indonesia,
kemajemukan masyarakat Indonesia dan arus globalisasi membawa pengaruh terhadap
tatanan sosial masyarakat Indonesia. Salah satu bentuk inovasi untuk
menciptakan tatanan sosial yang multikultur adalah dengan menanamkan pendidikan
multikultural di sekolah. Baik itu di sekolah dasar sampai ke tingkat perguruan
tinggi. Meskipun dari dulu nilai-nilai pendidikan multikultural sudah ada
disekolah dalam mata pelajaran ilmu sosial, namun penulis meyakini bahwa dengan
berdiri sendirinya mata pelajaran multikultural akan dapat membawa dampak besar
apalagi untuk menghadapi masyarakat ekonomi asean yang tujuannya adalah
meningkatkan ekonomi dikawasan asean.
Beberapa
alasan yang dapat dikemukakan adalah :
1) Pendidikan
multikultural dapat memberikan pemahaman tentang keberagaman budaya Indonesia
sehingga peserta didik mengerti bahwa Negara Indonesia memiliki banyak budaya
yang harus dijaga dan dilestarikan;
2) Pendidikan
multicultural sebagai sarana untuk menciptakan integritas bangsa;
3) Mata
pelajaran multikultural nantinya akan memberikan stimulus menerimanya perbedaan
sebagai anugerah dari sang pencipta;
4) Pendidikan
multikultural akan mempersiapkan warga Negara yang siap bersaing di era global
tanpa harus meninggalkan nilai-nilai luhur masyarakat Indonesia yakni nilai
Pancasila;
5) Pendidikan
multikultural dapat menjadi alat pemecah masalah konflik di masyarakat.
Implementasi pendidikan multikultural
disekolah baik itu sekolah dasar hingga perguruan tinggi, sangat diperlukannya
peran pendidik didalamnya yang mana. Seorang guru harus mampu menanamkan
nilai-nilai inti dari pendidikan multikultural seperti demokrasi, humanism, dan
pluralism atau menanamkan nilai-nilai keberagamaan yang inklusif pada peserta
didik. Hal-hal yang mungkin akan terlihat di tahun 2015 kedepan adalah
Indonesia menjadi Negara yang didatangi oleh dari Negara lain maka dari itu
kesiapan kita untuk terciptanya kemajemukan masyarakat dengan pendidikan
multikultural. Menciptakan peserta didik yang berpikir kritis akan menjadi hal
yang sangat penting untuk menciptakan sumber daya manusia yang inovatif
dikemudian hari bagi generasi penerus bangsa Indonesia.
Guru perlu menekankan diversity dalam pembelajaran, antara lain :
1) Mendiskusikan
sumbangan aneka budaya dan orang dari suku laindalam hidup bersama sebagai
bangsa;
2) Mendiskusikan
bahwa semua orang dari budaya apa pun ternyata juga menggunakan hasil kerja
orang lain dari budaya lain. Dalam pengelompokan peserta didik dikelas maupun
dalam kegiatan diluar kelas pendidik diharapkan memang melakukan keanekaan itu.
Kemajemukan bangsa Indonesia suatu hal yang
tidak dapat dihilangkan karena itu sudah menjadi ciri khas bangsa Indonesia.
Seperti yang dikatakan oleh Parsudi Suparlan “Masyarakat majemuk atau plural
society adalah sebuah masyarakat yang terwujud karena komuniti-komuniti
sukubangsa yang ada telah secara langsung atau tidak langsung dipaksa untuk
bersatu dibawah kekuasaan sebuah sistem nasional”. Berdasarkan pernyataan
Parsudi Suparlan diatas ketika Indonesia di era globalisasi masyarakat.
Kenyataan
bahwa bangsa Indonesia terdiri dari banyak etnik, dengan keragaman budaya,
agama, ras dan bahasa serta keadaan sekarang dimana era globalisasi merambat
keseluruh tatanan sosial masyarakat. Dengan dibentuknya masyarakat ekonomi
asean (MEA) oleh Negara-negara di asia tenggara membuat persaingan sumber daya
manusia juga meningkat, serta sangat dikwatirkan semangat nilai-nilai falsafah
hidup bangsa Indonesia terkikis. Maka dari itu, diperlukan satu inovasi untuk
tetap membentuk keanekaragaman bangsa Indonesia sebagai ciri khas yang melekat
yakni dengan pelajaran multikultural dilaksanakan disekolah dasar hingga
perguruan tinggi, yang tujuan akhir adalah keselarasan, keberagaman masyarakat
di Indonesia akan menjadi suatu keindahan dari sang pencipta serta
menghilangkan konflik-konflik yang berbau SARA di Indonesia
Langganan:
Postingan (Atom)
Artikel Kebenaran Dalam konteks Pancasila
Artikel ‘Kebenaran Dalam Konteks Pancasila Diajukan Untuk Memenuhi Tugas mata kuliah filsafat pancasila DOSEN PEMBIMBING ...
-
NILAI-NILAI KEARIFAN LOKAL LAHAN BASAH MASYARAKAT SUKU BANJAR. PASAR TERAPUNG, MUARA KUIN KALSEL 1. Konon...
-
CERITA YANG TAK SELESAI SUMBER : https://www.google.com/search?client=firefox-b&biw=1366&bih=666&tbm=isch&sa=1...
-
Program studi pendidikan pancasila dan kewarganegaraan adalah salah satu program studi yang ada di fakultas keguruan dan ilmu pendidik...
